Napoli meraih empat kemenangan dari empat pertandingan untuk mengawali upaya mereka mempertahankan gelar Serie A (SA) setelah gol dan assist dari Leonardo Spinazzola memastikan kemenangan 3-2 yang diraih dengan susah payah atas Pisa.

Memasuki pertandingan dengan rekor tak terkalahkan terpanjang di lima liga top Eropa (M10, S5), Partenopei difavoritkan untuk memperpanjang rekor mereka melawan Pisa yang baru promosi.

Namun, setengah jam pertama di Naples berlangsung sengit, karena tim tamu membatasi pasukan Antonio Conte untuk menciptakan peluang di sepertiga akhir, dengan Kevin De Bruyne dan Scott McTominay gagal memanfaatkan beberapa peluang emas.

Tak gentar dengan penampilan buruk mereka di awal, Napoli berusaha meningkatkan tempo sebelum jeda, dan sebuah terobosan akhirnya tercipta pada menit ke-39.

Umpan tarik Spinazzola menemukan Billy Gilmour di tepi kotak penalti, dan setelah menyentuh bola untuk menenangkan diri, pemain Skotlandia itu melepaskan tendangan keras kaki kiri yang dibelokkan Adrian Semper yang tak berdaya.

Pisa hampir membalas dengan cepat ketika tendangan jarak dekat Mehdi Leris digagalkan dengan gemilang oleh Alex Meret di tiang dekat, dan tim tamu terus mengancam di awal babak kedua.

Bertekad untuk memanfaatkan tekanan mereka, tim asuhan Alberto Gilardino mendapat peluang emas untuk menyamakan kedudukan ketika Sam Beukema dihukum berat karena handball di kotak penalti, yang memungkinkan M’Bala Nzola maju dan menendang penalti yang dihasilkan ke tengah gawang.

Hal itu menciptakan 25 menit terakhir yang menarik di Stadio Diego Armando Maradona, karena kedua tim saling mengejar gol kemenangan.

Napoli memang selalu sulit dihentikan, dan terbukti demikian, dengan Spinazzola menciptakan ruang kosong di tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan brilian ke pojok bawah gawang.

Tuan rumah memastikan tiga poin dengan delapan menit tersisa, ketika pemain pengganti Lorenzo Lucca menyambar umpan McTominay ke gawang untuk gol pertamanya bagi klub.

Gol itu terbukti menjadi gol penting karena Pisa masih punya waktu untuk memperkecil ketertinggalan di masa injury time ketika Lorran memanfaatkan umpan tarik Samuele Angori untuk mencetak gol. Namun, pada akhirnya, gol itu terbukti terlalu kecil dan terlambat bagi tim tamu karena pasukan Conte bertahan dengan kokoh untuk memperpanjang rekor tak terkalahkan kandang mereka di Afrika Selatan menjadi 13 pertandingan (M10, S3).

By news

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *